04
Jun
08

Hadist (1)

Rasulullah saw. bersabda, “Siapa saja yang mati tanpa berjihad dan tidak terdorong hatinya (hasratnya) untuk berjihad (berjuang) maka dia mati dalam keadaan munafik. (HR Muslim, Abu Dawud, an-Nasai, dan Ahmad).

Rasulullah saw. bersabda, “Sedikit ilmu lebih baik daripada banyak beribadah. Cukup baik pengetahuan fiqih seseorang jika dia mampu beribadah kepada Allah dengan baik dan cukup bodoh bila seseorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri”. (HR ath-Thabrani)

Rasulullah saw. bersabda, “Allah mencintai orang-orang bertakwa dan kecintaan-Nya terhadap pemuda yang bertakwa lebih besar lagi“. (AL-Hadist)

Dari Abi Ayyub bahwa Khalid bin Zaid r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan menciptakan makhluk yang berbuat dosa, sehingga mereka pun beristighfar, dan Allah swt pun memberikan mereka ampunan“. (HR Muslim)

Abu Yahya Shuhaib bin Sinan r.a. berkata, “Rasulullah saw. bersabda, “Menakjubkan sekali keadaan orang yang beriman itu, karena seluruh perkaranya baik dan hal itu hanya terjadi pada orang yang beriman. Jika ia tertimpa kenikmatan, ia pun bersyukur, maka hal itu menjadi kebaikan baginya, dan jika ia tertimpa kesulitan ia bersabar, maka hal itupun menjadi kebaikan baginya”.(HR Muslim)

Rasulullah saw. Bersabda,”Mimpi itu ada tiga macam: kabar gembira dari Allah, angan-angan dalam hati, dan sesuatu yang menakutkan dari setan“.(HR at-Tirmidzi)

Rasulullah saw. Bersabda, “Allah mencintai orang-orang yang dermawan dan kecintaan-Nya kepada orang miskin yang dermawan lebih besar lagi“. (Al-Hadist)

Rasulullah saw. Bersabda, “Diantara wahyu Allah kepada Nabi Dawud a.s. ialah,”Tiada seorang hamba yang taat kepada-Ku melainkan Aku memberinya sebelum dia meminta. Aku mengabulkan permohonannya sebelum dia berdoa, dan Aku mengampuni dosanya sebelum dia mohom pengampunan (istighfar)“. (HR ad-Dallami)

Rasulullah saw. bersabda, “Allah mencintai orang-orang yang rendah hati (tawadhu’) dan kecintaan-Nya kepada orang kaya yang rendah hati lebih besar”. (Al Hadist)

Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya, tidaklah seseorang tergores dahan kayu, tersandung akar pohon atau batu, dan kakinya jatuh terpleset kecuali akibat dosa yang diperbuatnya tetapi dosa-dosa yang Allah maafkan lebih banyak. (Al-Hadits dari Tafsir Ibnu Katsir)


0 Responses to “Hadist (1)”


  1. No Comments

Leave a Reply